Cukai rokok masih menjadi andalan pendapatan negara. Menurut data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) secara umum kontribusi cukai (rokok dan minuman keras) masih menjadi yang teratas dan primadona utama bagi negara.
Realisasi cukai 2013 tercatat Rp 108,45 triliun dari target Rp 104,7 triliun, disusul bea masuk Rp 31,6 triliun dari target Rp 30,8 triliun, serta bea keluar Rp 15,81 triliun dari target Rp 17,6 triliun. Dalam APBN 2014, penerimaan cukai ditargetkan Rp 116,3 triliun, bea masuk Rp 33,9 triliun, dan bea keluar Rp 20,0 triliun.
Menurut catatan detikFinance, Jumat (27/06/2014), ada 3 tantangan utama industri rokok dalam negeri baik yang datang dari dalam dan luar negeri. Yuk simak ketiga tantangan itu.
Sumber : http://finance.detik.com/read/2014/06/27/074247/2620833/1036/tantangan-industri-rokok-di-tahun-2014














0 comments:
Post a Comment