PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PEKANBARU - Memasuki minggu kedua bulan Desember 2017 ini, kurs Rupiah terhadap Dolar AS dibuka menguat. Pada pukul 13:26 WIB, Rupiah di pasar spot menguat 4 poin ke angka Rp13,550 per dolar AS. Sedangkan menurut grafik USD/IDR Bloomberg, Rupiah diperdagangkan di angka yang Rp13,548 pada jam yang sama.

Pada akhir pekan kemarin, tepatnya pasca laporan data Non Farm Payroll (NFP) AS, kurs rupiah menguat 0.02 persen ke Rp13,550. Namun kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) tertekan 0.03 persen menjadi Rp13,556.
- PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PEKANBARU | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
- PT. RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
- RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
- PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
- PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
- PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
- PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK
Meski tipis, penguatan Rupiah pada hari Senin (11/Des) ini merupakan kontribusi dari menguatnya pasar regional. Menurut Josua Pardede, ekonom dari Bank Permata, data tentang neraca perdagangan China untuk bulan November yang tercatat di atas ekspektasi, berhasil menggeliatkan pasar saham. Terbukti, akhir pekan lalu ada penguatan IHSG sebesar 0.40 persen ke angka 6,030.96.
Sayangnya, laporan mengenai Cadangan Devisa Indonesia terbukti mengecewakan. Sesuai ekspektasi, Bank Indonesia (BI) melaporkann bahwa posisi cadangan devisa akhir November 2017 adalah sebesar USD125.97 miliar, menyusut hingga USD580 juta dari bulan sebelumnya.
Meski demikian, menurut analis dari Valbury Asia Futures, Lukman Leong, yang dikutip dari Kontan, pengaruh data cadangan devisa pada nilai tukar Rupiah, tak begitu besar dibandingkan dengan pengaruh teknikal.
Menjelang Rapat Penentuan Suku Bunga Bank Sentral AS
Di samping itu, minggu ini akan ada event krusial yang sangat memengaruhi pergerakan mata uang di pasar, yakni rapat FOMC The Fed. Bank Sentral Amerika Serikat itu diprediksi kuat akan menaikkan suku bunganya. Hal ini berpotensi melemahkan nilai tukar Rupiah.
Untuk hari ini, Dolar AS terpantau stabil menjelang rapat FOMC. Para investor menantikan petunjuk tentang apa yang akan dilakukan oleh The Fed dengan suku bunga yang lebih tinggi daripada sebelumnya. Lukman memprediksi, pergerakan rupiah akan berkisar anatara Rp13,525–Rp 13,575 per dolar AS. Sedangkan Josua memperkirakan pergerakan Rupiah antara Rp 13,500–Rp 13,575. ( Mbs-rifan financindo berjangka )
Lihat : PT Rifan Financindo
Sumber : seputarforex
Baca Juga Di :
- PT RIFAN FINANCINDO | Penipuan Berkedok Perdagangan Berjangka Komoditi Marak di Indonesia
- PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
- PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA (PALEMBANG) | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu
- RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
- PT RIFAN | Pialang Berjangka PT Rifan Bidik 200 Investor Baru di Semarang
- RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
- RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Incar Kenaikan Nasabah 53% di Jawa Tengah
- RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai














0 comments:
Post a Comment