Thursday, April 12, 2018

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | CPI AS Bulan Maret Catat Penurunan Pertama Dalam 10 Bulan

PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA PEKANBARU - Inflasi Konsumen AS turun untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 10 bulan terakhir, dipicu oleh penurunan harga bahan bakar. Akan tetapi, tren inflasi tahunan diprediksi tetap kokoh, karena CPI total dan Inti YoY sama-sama menunjukkan kenaikan. Hasil positif ini rupanya ditunjang oleh kenaikan biaya perawatan kesehatan.
 Baca juga: 

  • RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi
  • RIFAN  |  Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
  • PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka 
  • PT. RIFAN  | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
  • RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras
CPI AS Bulan Maret Catat Penurunan


Consumer Price Index bulan Maret yang dipublikasikan oleh Departemen Tenaga Kerja pada hari Rabu (11/April) mengalami penurunan sebesar -0.1 persen, menjadi kemerosotan pertama sekaligus yang terbesar sejak Mei 2017. Rilis data CPI malam ini juga lebih buruk dibandingkan ekspektasi ekonom dalam jajak pendapat sebelumnya, yang memprediksi Indeks Harga Konsumen AS akan stagnan 0.0 persen, menyusul kenaikan 0.2 persen pada bulan Februari lalu.
Meski mencatatkan penurunan pertama dalam 10 bulan, dalam basis tahunan, CPI AS membukukan kenaikan sebesar 2.4 persen. Pergerakan Harga Konsumen AS bulan lalu terbebani oleh penurunan harga bahan bakar sebesar 4.9 persen, yang menjadi penurunan paling dalam sejak Mei 2017. Penurunan lain seperti pada biaya telekomunikasi, tembakau, dan pendidikan turut membebani data CPI bulan lalu. Sementara itu, harga makanan mencatatkan kenaikan tipis sebesar 0.1 persen, setelah stagnan di bulan Februari.

Baca juga: 


  • PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
  • PT RIFANFINANCINDO  | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
  • PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
  • PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK
  • RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat

CPI Inti Naik Sesuai Ekspektasi

Dirilis secara bersamaan dengan CPI total MoM dan YoY, data Core CPI (CPI Inti) yang tidak memasukan kategori makanan dan energi naik 0.2 persen di bulan Maret. Raihan ini sesuai ekspektasi awal dan mengukir kenaikan dalam margin yang sama pada bulan Februari. Laporan ini disokong oleh kenaikan biaya pelayanan kesehatan sebesar 0.4 persen, diikuti kenaikan biaya perawatan rumah sakit 0.6 persen, dan biaya kunjungan dokter yang naik 0.2 persen.
Dalam basis tahunan, CPI Inti naik 2.1 persen YoY, yang merupakan peningkatan terbesar sejak Februari 2017. Menariknya, pembacaan CPI Inti YoY di bulan Maret telah melampaui rata-rata peningkatan selama 10 tahun terakhir, mengindikasikan tren Inflasi AS yang semakin kokoh. Kebijakan Presiden Trump dan lemahnya mata uang Dolar disinyalir menjadi faktor kunci melonjaknya Inflasi tahunan dalam beberapa bulan terakhir. ( Mbs-rifan financindo berjangka )


Lihat :   PT Rifan Financindo

Sumber : seputarforex

Baca Juga Di : 

0 comments:

Post a Comment