Friday, January 26, 2018

PT Rifan Financindo Pekanbaru | Anggota BoJ Beri Ekspresi Hawkish, USD/JPY Rontok

PT Rifan financindo Pekanbaru -  USD/JPY lengser 40 poin dari titik tertinggi hari ini setelah beberapa anggota Bank of Japan (BoJ) mengeluarkan komentar hawkish, dengan menyarankan untuk menaikkan suku bunga atau mengurangi pembelian aset beresiko, apabila kondisi ekonomi Jepang mulai bergairah. Pernyataan tersebut muncul dalam teks Notulen Rapat BoJ yang baru saja dirilis hari ini. Adapun isi teks ini merupakan keseluruhan hasil rapat BoJ pada tanggal 20 dan 21 Desember 2017.

USDJPY

Sebagian besar anggota BoJ setuju untuk mempertahan kebijakan pelonggaran moneter ekstrim, mengingat inflasi masih jauh dari target yang diharapkan BoJ, yakni sebesar 2 persen. Namun, salah satu anggota BoJ menegaskan bahwa efek samping dari kebijakan pelonggaran moneter ekstrim dan berkepanjangan ini telah terakumulasi pada bank-bank komersial. Dengan kata lain, BoJ mestinya lebih mempertimbangkan dampak negatifnya juga, tidak hanya dampak positifnya. 

Baca Juga : 
  • RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi
  • RIFAN  |  Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
  • PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka 
  • PT. RIFAN  | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
  • RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

Dikutip dari teks yang dipublikasikan BoJ, "Salah satu anggota BoJ menyatakan bahwa meskipun belum ada tanda-tanda pertumbuhan ekonomi yang mencolok, BoJ semestinya menganalisa sekali lagi mengenai dampak dari penerapan kebijakan pembelian aset ini, termasuk pembelian aset exchange-traded funds (ETFs), dari berbagai sudut pandang." 

Sementara itu, data ekonomi Jepang pagi ini tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan. National Core CPI bulan Desember naik 0.9% dalam basis tahunan; lebih rendah dari ekspektasi 1.0%, tetapi lebih tinggi dari 0.6% di periode sebelumnya. Tokyo Core CPI bulan Januari naik 0.7% y/y; padahal awalnya diperkirakan akan stagnan pada 0.8%. Hal ini seakan menegaskan pernyataan BoJ bahwa memang belum ada tanda-tanda pertumbuhan ekonomi yang menonjol. 

Baca Juga :

  • PT. RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
  • PT RIFANFINANCINDO  | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
  • PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
  • PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK
  • RFB | RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat
Saat berita ditulis pada pertengahan sesi Asia hari Jumat (26/Januari), USD/JPY berada di area 109.37 setelah sempat mencapai titik tertinggi harian di 109.76. Jika ditelisik lebih lanjut, USD/JPY telah terjun 400 poin sepanjang tahun 2018, walaupun tadi malam sempat mengalami lonjakan setelah Presiden Trump menyampaikan komentar mengejutkan mengenai Dolar AS di World Economic Forum, Davos. 

USD/JPY diperkirakan akan bergejolak hari ini, mengingat data-data penting AS akan rilis nanti malam. Terdapat empat data penting AS; Advance GDP q/q diperkirakan sebesar 3.0%, Core Durable Goods Orders m/m AS +0.5%, Advance GDP Price Index q/q 2.3%, serta Durable Goods Orders m/m +0.9%. ( Mbs-rifan financindo berjangka )

Lihat :  PT Rifan Financindo

Sumber : seputarforex

Baca Juga Di : 

0 comments:

Post a Comment