PT RIFAN FINANCINDO PEKANBARU - Dolar AS kuat, masih bertengger di dekat puncak tertinggi tahun 2018 ini. Laporan Ketenagakerjaan dan pertumbuhan gaji yang tak memenuhi ekspektasi pada akhir pekan lalu, rupanya tak banyak mengusik persepsi akan tangguhnya ekonomi AS saat ini.
Baca Juga :
- RIFAN FINANCINDO | Kerja Sama dengan USU, Rifan Financindo Siapkan Investor Masa Depan
- PT RIFAN | Bursa Berjangka Indonesia Belum Maksimal Dilirik Investor
- RIFANFINANCINDO | Rifan Financindo Intensifkan Edukasi
- RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Berburu keuntungan berlimpah melalui industri perdagangan berjangka komoditi
- RIFAN | Rifan Financindo Optimistis Transaksi 500.000 Lot Tercapai
- PT.RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Sharing & Diskusi Perusahaan Pialang Berjangka PT. RFB
- PT.RIFAN | PT Rifan Financindo Berjangka Optimistis PBK Tetap Tumbuh di Medan
- RIFAN BERJANGKA | Bisnis Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi, Berpotensi tapi Perlu Kerja Keras

Indeks Dolar berada pada posisi 92.461, tergelincir 0.1 persen saja dari level tinggi 92.908 yang tercapai pada hari Jumat lalu (04/Mei). Indeks Dolar menunjukkan kenaikan dalam tiga pekan berturut-turut hingga mencapai level terkuat sejak akhir Desember.
Data Tenaga Kerja Tak Goyahkan Persepsi Rate Hike
Jumat lalu, pertambahan lapangan kerja AS dilaporkan berada di bawah ekspektasi. Di samping itu, rata-rata pendapatan pekerja per jam yang menjadi salah satu data terpenting untuk memperhitungkan tekanan inflasi, juga mengalami kenaikan di bawah ekspektasi. Bulan April, rata-rata pendapatan pekerja AS per jam hanya naik 0.1 persen, dibandingkan dengan proyeksi pencapaian di 0.2 persen.
Namun demikian, tingkat Pengangguran AS turun ke level rendah lebih dari 17 setengah tahun terakhir ke 3.9 persen, terdorong oleh banyaknya warga Amerika Serikat yang meninggalkan dunia kerja. Hasil beragam ini tidak membuat pasar mengubah persepsi mereka akan kenaikan suku bunga The Fed, setidaknya dua atau tiga kali kenaikan lagi hingga akhir tahun.
Baca Juga :
- PT.RIFAN FINANCINDO | JFX, KBI dan Rifan Financindo Hadirkan Pusat Belajar Futures Trading di Kampus Universitas Sriwijaya
- PT RIFANFINANCINDO | RFB Surabaya Bidik 250 Nasabah Baru hingga Akhir Tahun
- PT RFB | PT RFB Gelar Media Workshop
- PT RIFANFINANCINDO BERJANGKA | Mengenal Perdagangan Berjangka Komoditi, Begini Manfaat dan Cara Kenali Penipuan Berkedok PBK
- RFB || RFB Masih Dipercaya, Transaksi Meningkat
- rifan financindo || Banyak Masyarakat Belum Paham PBK
- PT. RIFAN FINANCINDO BERJANGKA ||
- pt rifan financindo
Dolar AS Masih Kokoh
Kuatnya ekspektasi Rate Hike mendukung penguatan Dolar AS melawan mata uang mayor lainnya. Saat berita ini ditulis Senin (07/Mei) siang, USD/JPY diperdagangkan di angka 109.258 naik dari posisi 108.880 yang tercapai pagi tadi. Sedangkan EUR/USD jeblok ke 1.1930 dari sebelumnya di 1.1969.
Performa Dolar terhadap Euro tidak hanya dipengaruhi oleh ekspektasi Fed Rate, tapi juga kondisi ekonomi Eropa yang justru sedang tidak mendukung pengetatan moneter. Pertumbuhan Zona Euro dilaporkan sedang kehilangan momentum. Sehingga, para spekulator menilai bahwa bank sentral Eropa (ECB) tak lagi punya peluang untuk mengurangi stimulus moneter mereka. Akibatnya, mata uang Euro pun ramai-ramai dijual.
Awasi Perkembangan Hubungan Dagang AS-China
Meski demikian, menurut Yukio Ishizuki dari Daiwa Securities, para spekulator sebetulnya sudah mulai menjual Dolar mereka. Hal ini terutama setelah AS dan China mengadakan pertemuan membahas masalah perdagangan.
The Australian Financial Review yang dipublikasikan tanggal 6 Mei kemarin menuliskan, dari bocoran dokumen yang mereka dapatkan, AS meminta kepada China agar defisit perdagangan bilateral mereka dipotong setidaknya sebesar 200 miliar dolar AS hingga tahun 2020. AS juga mengajukan eliminasi batasan perdagangan China, agar perusahaan-perusahaan AS lebih leluasa beroperasi.
Akan tetapi, permintaan-permintaan itu belum mendapatkan respon dari China. Oleh sebab itulah, menurut nara sumber yang dikutip oleh Reuters, dalam jangka panjang, Dolar AS memiliki kemungkinan untuk melemah. ( Mbs-Rifan-Financindo-Berjangka )
Lihat : PT Rifan Financindo
Sumber : seputarforex
Baca juga :
- PT RIFAN FINANCINDO | Sosialisasi Perdagangan Berjangka Harus Lebih Agresif: Masih Butuh Political Will Pemerintah
- PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA | Rifan Financindo Berjangka Gelar Sosialisasi Cerdas Berinvestasi
- PT RIFAN FINANCINDO BERJANGKA DBS TOWER | PT Rifan Financindo Berjangka Buka Workshop Apa Itu Perusahaan Pialang, Masyarakat Harus Tahu














0 comments:
Post a Comment